
PURWOKERTO – Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto berlangsung dengan penuh antusiasme pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan hari ini difokuskan pada penguatan karakter, edukasi bahaya narkoba, pencegahan perundungan (bullying), semangat bermuhammadiyah, serta pengenalan dunia usaha dan industri bagi seluruh peserta didik baru.
Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan apel pagi di lapangan upacara, diikuti dengan pembiasaan tadarus dan absensi pagi di Bengkel TKRO. Suasana pagi semakin hidup melalui sesi ice breaking yang dipandu oleh tim IPM dan OSIS untuk membangun kekompakan antar siswa.
Memasuki sesi materi, Bapak H. Sujiman, MA Pengawas Majelis Dikdasmen, menyampaikan materi mengenai “Karakter Pendidikan di Muhammadiyah”. Beliau berpesan, “Karakter yang tangguh dan islami adalah pondasi utama kalian untuk menjadi lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga berakhlakul karimah di tengah masyarakat.” Edukasi krusial juga diberikan oleh pihak BNN Kabupaten Banyumas mengenai “Bahaya Narkoba dan Obat-obatan Terlarang”. Pihak BNN menegaskan, “Generasi muda adalah aset bangsa; jangan hancurkan masa depan kalian dengan mencoba-coba barang haram karena dampaknya akan merusak fisik dan mental secara permanen.”
Setelah jeda istirahat, kegiatan berlanjut dengan materi pencegahan perundungan (bullying) oleh perwakilan Polsek Purwokerto Selatan. Dalam paparannya, mereka menyampaikan, “Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siapa saja. Stop perundungan, jadilah teman yang saling merangkul, bukan yang saling menyakiti.” Selain itu, Waka Humas, Ibu Ricci Alfera Nurhikmah, S.Pd., Gr., memberikan wawasan industri mengenai budaya kerja. Beliau menekankan, “Dunia industri saat ini menuntut kedisiplinan tinggi dan kemampuan adaptasi yang cepat. Persiapkan diri kalian dari sekarang agar siap bersaing di masa depan.”
Puncak materi hari kedua diisi oleh Bapak H. Asep Syaiful Anwar, SP, MM, selaku Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PDM Banyumas, yang memberikan penguatan tentang semangat bermuhammadiyah. Beliau menuturkan, “Bersekolah di Muhammadiyah adalah kesempatan untuk berproses menjadi kader bangsa yang berkemajuan. Tanamkan semangat belajar yang tinggi dan jadilah pelopor perubahan di masa depan.”Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan ibadah salat Dhuhur berjamaah di masjid sekolah, serta ditutup dengan sesi absensi siang dan kuis evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa.
Suara Siswa: Kesan dan Harapan MPLS tahun ini memberikan pengalaman yang berkesan bagi para peserta didik baru. Difa Amelia dari kelas 10 Farmasi mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat menyenangkan walaupun terasa cukup melelahkan,” ia berharap sekolah dapat menjadi tempat dirinya berkembang lebih baik lagi. Senada dengan itu, Desta Sari dari kelas 10 TKJ B menuturkan, “Capek tapi sangat senang mengikuti seluruh rangkaian acara ini.”
Dalam menyukseskan jalannya kegiatan ini, seluruh organisasi ekstrakurikuler di SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, mulai dari IPM, HW, PMR, SISPALA, Jurnalistik, dan lainnya, turut memberikan kontribusi aktif. Mereka bersinergi dengan tim Humas dalam membantu kelancaran teknis serta mendokumentasikan setiap momen berharga selama pelaksanaan MPLS hari kedua.
0 Komentar