
PURWOKERTO – Rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto resmi berakhir pada hari ketiga, Rabu, 15 Juli 2026. Penutupan yang berlangsung khidmat ini menandai kesiapan para peserta didik baru untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan bekal karakter, disiplin, dan rasa kepedulian yang telah dibangun selama tiga hari masa orientasi.
Kegiatan pagi diawali dengan apel pagi pada pukul 07.00 – 07.15 WIB yang dipimpin oleh panitia dan IPM di lapangan upacara. Setelah apel, siswa melaksanakan absensi pagi, tadarus bersama, serta kegiatan jalan sehat di sekitar lingkungan sekolah untuk membangun kebugaran fisik dan keakraban antar siswa. Kedisiplinan siswa kemudian ditempa secara intensif melalui latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipandu oleh beberapa perwakilan personel dari Koramil Purwokerto Selatan di Lapangan Karangklesem.
Sebagai wujud nyata penanaman nilai-nilai kemanusiaan, siswa melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) pada pukul 09.30 – 10.30 WIB. Sebanyak 60 paket sembako disalurkan kepada warga di sekitar lingkungan sekolah dan warga Kelurahan Karangklesem, didampingi oleh kakak kelas organisasi, guru, dan karyawan.
Aksi kolaboratif ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial yang tinggi dalam diri setiap siswa.
Memasuki sesi siang, kegiatan difokuskan pada pengenalan akademik melalui sesi “Pengenalan Kompetensi Keahlian”. Para ketua jurusan memberikan wawasan mendalam mengenai program studi yang tersedia:
- TSM oleh Sugeng Santoso, S.Pd. menyampaikan, “TSM akan membekali siswa dengan keterampilan teknis sepeda motor yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.”
- TKR oleh Rakhmat Wibowo, S.Pd. menambahkan, “Di TKR, siswa tidak hanya belajar mesin, tetapi juga bagaimana menjadi teknisi otomotif yang profesional dan terampil.”
- TKJ oleh Eva Krisnawati, S.Kom. menjelaskan, “TKJ fokus pada penguasaan teknologi informasi dan jaringan, yang merupakan fondasi penting di era digital.”
- Askep oleh Ns. Endah Nurkhayah, S.Kep, Gr. mengungkapkan, “Jurusan Askep menanamkan jiwa pelayanan kesehatan yang penuh kasih dan ketelitian.”
- FKK oleh Apt. Windari, S.Farm. menyatakan, “FKK mendidik siswa menjadi tenaga farmasi yang kompeten dan teliti dalam pengelolaan obat-obatan.”
Setelah salat Dhuhur berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan “Penayangan video demo ekskul” untuk memperkenalkan wadah pengembangan minat dan bakat seperti IPM, Hizbul Wathan (HW), Jurnalistik, PMR, dan SISPALA. Rangkaian MPLS ditutup secara resmi pada pukul 14.00 WIB setelah sesi kuis evaluasi.
Kesan dan Pesan Peserta Didik
Mengenai keseluruhan rangkaian kegiatan hari ketiga, Juni Anam dari kelas TSM B mengungkapkan, “Kesan saya mengikuti MPLS ini capek tapi senang, seru banget! Pesan saya, semoga di sekolah ini saya bisa mendapat banyak teman.”
Terkait aksi sosial dan kedisiplinan, salah satu siswa kelas 10 lainnya menambahkan, “Aksi baksos ini sangat berkesan karena kami diajarkan untuk langsung turun tangan berbagi kepada warga sekitar, rasanya senang bisa membantu sesama.”
Semangat para siswa pun diakui oleh pihak Koramil Purwokerto Selatan. Perwakilan personel Koramil menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi semangat para siswa kelas 10 ini. Meskipun baru, mereka sangat antusias dan disiplin dalam mengikuti instruksi latihan PBB yang kami berikan.”
0 Komentar